MENJADI KPPS

Opini196 Dilihat

Khafid Sirotudin

Mulai hari ini, Senin 11 Desember sampai 20 Desember 2023 Pendaftaran KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dilaksanakan serentak se Indonesia.

Saya mengajak warga masyarakat untuk BERPERAN aktif , —bukan Baperan (bawa perasaan secara antraktif)— sebagai Petugas KPPS pada setiap TPS yang berada di lingkungan kampung/kompleks perumahan tempat tinggal anda.

Setiap TPS membutuhkan 7 orang petugas. Dan setiap anggota KPPS berhak atas honor yang layak jauh diatas nilai “kepyur politik/money politic” yang diterima per orang.

Honor petugas bagian “celup tinta” anggota KPPS masih lebih besar dari honor Saksi perorangan di TPS. Baik itu saksi dari Parpol maupun dari Tim Kampanye Capres Cawapres.

Baca Juga:  Renungan Demokrasi tentang Politik Uang

Perihal Persyaratan Pendaftaran KPPS, kewajiban dan hak, kewenangan dan tugas yang diemban, silakan browsing di laman resmi KPU RI/KPU Prov/KPU Kab-Kota/PPK/PPS setempat.

Pilpres dan Pileg 2024 dapat berjalan dengan Luber-Jurdil salah satu syaratnya membutuhkan peran aktif dari masyarakat sebagai KPPS. Bisa pula rakyat ikut berpartisipasi menjadi Saksi dan Pemantau Pemilu Independen atau cukup menjadi Pemilih yang Berdaulat.

Rakyat dapat berdaulat secara politik jika memiliki kemerdekaan, ketahanan dan kemandirian dalam ekonomi, serta berkepribadian dalam sosial budaya yang benar-benar merdeka dan berdaulat. Sebagaimana pepatah menyatakan : “Perut kenyang, Pikiran tenang. Perut lapar, Iman bisa terkapar

Baca Juga:  Zaman yang Absurd

Kalau KPPS diberi honor resmi dan sah dari negara (APBN melalui KPU).
Sedangkan honor Saksi bisa berasal dari Tim Kampanye Pemenangan Capres Cawapres maupun Caleg/Partai Politik. Adapun dana untuk Pemantau Partisipatif Independen dapat berasal dari saku pribadi, sponsor atau lainnya,. Saya kurang tahu persisnya.

Daripada berteriak dan berprasangka buruk (su’udzan) Pemilu tidak akan berjalan normal, Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil, lebih baik menjadi Petugas KPPS yang Berintegritas dengan menjalankan semua Kewajiban dan Hak Demokrasi secara berkeadaban.

Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik mengambil sebuah lilin dan nyalakan.

Baca Juga:  MENYOAL HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Wallahu’alam

Weleri : 11/12/2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *