IPM Purbalingga Kian Berdaya dalam Menghadapi Momentum Indonesia Emas 2045

Berita141 Dilihat

Fordem.id – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Purbalingga sukses menyelenggarakan Resepsi dan Sarasehan Milad ke-62 dengan tema “Merajut Karya, Berdaya Bersama” pada hari Sabtu, (22/7/2023). Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Ortom Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN), Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI), Alumni PD IPM Purbalingga, serta Kader IPM se-Purbalingga.

Bertempat di gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Purbalingga, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para kader IPM dari tingkat pelajar SMP/MTs, SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Purbalingga. Acara ini juga mengangkat pentingnya persatuan dan peran IPM dalam menghadapi “Momentum Indonesia Emas 2045,” sebuah masa depan gemilang ketika Indonesia akan merayakan usia seratus tahun pada tahun 2045.

Baca Juga:  Mewujudkan Pemilu Inklusif di Jawa Tengah

Salasa Delia Fita, Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Purbalingga, memberikan pidato yang menginspirasi para hadirin untuk terus berdaya bersama dan menjadi pemimpin berkualitas demi kemajuan Indonesia. Dengan penuh keyakinan, Salsa mengajak para kader IPM untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. “Setiap pemimpin tidak ingin melihat pemimpin selanjutnya lebih buruk daripadanya,” tegas Salsa, yang memotivasi para hadirin untuk tidak pernah berhenti berusaha menjadi lebih baik lagi.

Imam Yulianto, S.I.P., Sekertaris PDM Purbalingga yang pernah menjabat juga sebagai Ketua Umum PD IRM Purbalingga pada periode 1998-2000, turut berbagi inspirasi dari pengalaman memimpin organisasi. Dalam pembicaraannya, ia menekankan pentingnya menikmati setiap proses di dalam organisasi IPM, karena dinamika kepemimpinan dapat berbeda pada setiap periode. “Nikmati setiap alur proses yang ada di organisasi IPM, jadi kader jangan keder, karena setiap pimpinan dinamika organisasinya berbeda”. Ungkapnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Cak Nanto, Anak Panti yang Menjadi Nomor Satu di Pemuda Muhammadiyah

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Rendy Setiawan, Direktur Lembaga Fasilitator Pendamping PD IPM Purbalingga, berbicara tentang peran strategis yang harus diemban oleh IPM dalam meraih prestasi. “Setiap kepemimpinan pasti memiliki kekurangan, namun yang membedakan adalah bagaimana kita tidak menyerah dengan keadaan dan terus melangkah maju, karena orang hebat lahir dari masalah yang berat,” ujar Rendy, mengingatkan para kader IPM agar tidak gentar menghadapi rintangan.

Acara ini juga menjadi momentum penting bagi para kader IPM Purbalingga untuk bersilaturahmi dengan alumni PD IPM Purbalingga. Kehadiran para alumni diharapkan dapat memberikan pengalaman dan dukungan kepada generasi muda yang sedang mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Baca Juga:  Silaturahmi BEM PTMI Purbalingga Bahas Isu-isu Daerah dan Membangun Jaringan Antar Organisasi Kampus

Pimpinan Daerah IPM Purbalingga optimistis bahwa acara ini akan memberikan semangat baru dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan di masa depan. Melalui semangat juang dan dedikasi para kader IPM, Purbalingga berharap dapat ikut berkontribusi dalam mewujudkan “Generasi Emas 2045” Indonesia yang lebih baik dan maju.

Momentum Indonesia Emas 2045 masih 22 tahun lagi, tetapi IPM Purbalingga menegaskan bahwa mereka akan tetap menjadi garda terdepan yang siap menghadapi wacana dan gagasan tersebut. Semoga semangat dan tekad yang ditunjukkan oleh IPM Purbalingga akan menginspirasi dan memberi dorongan kepada generasi muda Indonesia untuk bersama-sama merajut karya dan membawa bangsa ini menuju masa depan gemilang. (Riko Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *