LELAH ITU WAJAR, Menyerah? Jangan!

Today's Inspiration 7 Juni 2024

Khazanah, Opini166 Dilihat

Lukman Hakim

Don’t stop when you’re tired. Stop when you’re done“.
Jangan berhenti saat kau lelah, tetapi berhentilah saat kau sudah menyelesaikan langkah“.

Perjalanan yang telah ditempuh setiap hari, seringkali menjebakku pada rasa bosan dan lelah. Langkah yang telah kutapakkan sering menggiringku pada rasa capek dan jenuh. Ditambah lagi dengan cibiran, sindiran, umpatan bahkan makian sering terdengar di telinga kita dan kadang sampai merasuk ke dalam relung hati terdalam.

Di tengah perjuangan dan ihtiar untuk menggapai keadaan yang lebih baik, seringkali bukannya support dan dukungan yang dilontarkan, tetapi malah komentar negatif yang menghunjam. Ya… akhirnya rasa jenuh, bosan, capek dan lelah yang hinggap. Tak hanya lelah raga, tapi juga lelah jiwa, lelah hati.

Baca Juga:  Idul Adha: Berkah untuk alam

Pernahkah kalian merasakannya?
Capek mengejar mimpi, lelah menghadapi tantangan, jenuh rasanya terus berjuang, itu wajar. Saya hampir yakin bahwa mayoritas atau bahkan kita semua mengalaminya.

Tapi yang perlu kita catat dan ingat, bahwa kita merasa lelah berarti kita sedang berjalan, sedang berproses. Maka jangan pernah membiarkan rasa lelah, capek, jenuh dan perasaan negatif lain menghentikan langkah kita. Teruslah berjalan..!

Fokuskan pikiran kita pada tujuan indah yang kita kejar, bukan fokus pada rasa lelahnya. Ingat tujuan awal kita, bayangkan pencapaian yang akan kita raih. Tempatkan hasil indah yang akan kita capai berada hanya 5 cm dari pandangan kita, terus pandang suasana indah dalam kesuksesan yang akan kita gapai.

Baca Juga:  MEMBERSAMAI KAMBING-KAMBING DAM

Berpikirlah seberapa jauh kita sudah melangkah. Pasti ada kemajuan, walaupun kecil.

Yakinlah, lelah itu sementara, tetapi menyerah membuat kita tertinggal selamanya.
Lawan rasa lelah dengan istirahat, bukan berhenti.

Ambil jeda untuk mengisi ulang energimu. Lakukan hal yang menyenangkan, habiskan waktu bersama orang tersayang. Kembalilah dengan semangat baru, lebih kuat dari sebelumnya.

Ingat, kesuksesan jarang diraih dengan mudah. Takkan ada pelangi tanpa adanya hujan sebelumnya. Takkan ada kupu-kupu yang cantik sebelum muncul ulat dan kepompong yang menjijikkan. Perlu perjuangan, tetap teguh meski lelah menerpa.

Baca Juga:  SAKIT

Jadilah seperti pematah pantai, walaupun dihantam ombak terus menerus, ia tetap kokoh berdiri.
Jangan biarkan lelah menghambatmu. Teruslah melangkah sampai kau temukan mimpi yang selalu kau idamkan.

Jadilah yang terbaik versi dirimu, jangan hanya be yourself, tetapi jadilah be your best self. Badan boleh lelah, mata boleh basah, tapi jangan pernah menyerah untuk menggapai yang terindah dari mimpimu.

The only limit to our realization of tomorrow will be our doubts of today“.
(Satu-satunya batasan untuk mewujudkan hari esok adalah keraguan kita hari ini).
Teruslah berjalan…!!

Salam inspirasi

*) Kepala SMK Mutu Semarang, Sekretaris MPI PWM, Wanbin Fordem Berkemajuan Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *