SIAPKAH KITA MENJADI AL-AWWALUN

Khazanah, Opini75 Dilihat

Edy Darmoyo

Spirit khaira ummah (umat terbaik) mengajak kaum muslimin untuk menyadari harapan Allah SWT, bahwa umat Islam harus mampu menjadi yang terbaik. Apalagi saat ini kita hidup di negeri yang sangat indah, sangat kaya, sangat termasyhur, yaitu Indonesia.

Apa peran yang bisa kita ambil, mainkan dan lakukan agar kita bisa menebar manfaat di negeri ini? Di lingkungan kita, baik bisnis, perusahaan, lembaga atau yayasan kita? Sudahkah kita menjadi yang terbaik?

Jika kita sedang berjuang untuk UKM, siapkah kita menjadikan UKM kita, UKM yang terbaik?

Para sahabat Nabi, selalu merespon ayat dan sabda (sunnah) Nabi dengan penuh semangat. Mereka bukan hanya mendengar, menyimak dan menghafalkan saja. Mereka mencatat dan menyimpan semua catatan itu di lembar-lembar kulit kayu atau kulit hewan. Bahkan mereka berusaha mencari amal saleh yang bisa segera dikerjakan. Mencari peran yang bermanfaat agar nama mereka harum tercatat dalam sejarah Islam.

Dan cara terbaik agar nama mereka mudah dikenang adalah dengan cara menjadi yang pertama atau al awwalun.

Tahukah Anda, siapakah orang pertama yang menerima Islam?
Dialah Sayyidah Khadijah binti Khuwailid. Siapapun tak akan pernah melupakan nama ini. Lalu, siapa yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak?
Dialah Ali bin Abi Thalib.
Siapa dari golongan laki-laki merdeka yang masuk Islam?
Dialah Abu Bakar ash Shiddiq.

Baca Juga:  POLITISI BUSUK

Siapa sahabat pertama yang berani mengeraskan bacaan Al Qur’an di Mekkah?
Dialah Abdullah bin Mas’ud yang dengan berani menyerukan surat ar Rahman ayat 1-6 di depan para pembesar Qurays. Dia kemudian dipukuli hingga pingsan. Setelah siuman, ia meminta izin kepada Nabi SAW untuk mengulangi perbuatannya lagi.

Siapakah wanita pertama yang gugur menjadi syahidah?
Dialah Sumayyah binti Khubbath, beliau adalah ibu kandung dari Ammar bin Yasir.
Siapa khatib pertama yang berani bicara dengan lantang di Mekkah?
Dialah Abu Bakar Ash Shiddiq yang berani berdiri, sementara Nabi duduk mendengarkannya dengan 39 sahabat lain dan secara terbuka menyerukan Islam di hadapan orang-orang Qurays. Abu Bakar akhirnya dipukuli hingga wajahnya terluka parah penuh darah.

Siapakah penghunus pedang yang pertama dalam Islam?
Dialah Zubair bin Awwam, yang ketika mendengar berita Nabi telah dibunuh, ia lantas mengeluarkan pedangnya mengitari Mekah untuk mencari sang pembunuh Nabi. Namun, ketika berjalan ke sebuah bukit ia bertemu Rasulullah SAW dan bertanya untuk apa ia menghunus pedang. Lalu Zubair mengabarkan berita tersebut. Lalu Rasulullah mendoakan Zubair dan kemenangan bagi pedangnya.

Baca Juga:  MEMANG REPOT JADI PENGAREP

Tahukah Anda rumah siapa yang pertama kali dijadikan tempat dakwah Nabi?
Dialah rumah Arqam bin Abi al Arqam yang berada di Bukit Shafa. Di rumah inilah Nabi mendakwahkan Islam hingga jumlah kaum muslim mencapai 40 orang.
Siapakah orang yang pertama berhijrah ke Habsyah?
Dialah Ustman bin Affan bersama Ruqayyah istrinya.
Siapakah orang pertama yang menumpahkan darah kaum musyrikin?
Dialah Sa’ad bin Abi Waqash yang membela diri saat diserang kaum musyrik Mekah ketika sedang melaksanakan shalat.

Siapakah duta besar pertama dalam Islam?
Dialah Mush’ab bin Umair yang dipilih Nabi menjadi duta beliau dikirim ke Madinah untuk mengajarkan agama Islam.
Siapakah sahabat pertama yang membangun masjid?
Dialah Ustman bin Affan.
Siapa yang pertama kali menjadikan rumahnya sebagai masjid?
Dialah Ammar bin Yasir.

Sungguh sangat banyak sekali catatan sejarah tentang orang-orang pertama yang melakukan perbuatan mulia. Menjadi pionir dan pelopor di zaman Nabi. Menjadi orang yang akan selalu dikenang karena peran yang diambil dalam kehidupan. Bukan menjadi manusia biasa yang melakukan tindakan biasa, namun berusaha menjadi yang pertama berani melakukan, berani berkorban dan berani memulainya.

Baca Juga:  Media Sosial Sebagai Sarana Pemilih Partisipatif

Maka, jika saat ini Anda belum bisa menjadi yang terbaik, Anda bisa memulai dengan menjadi yang pertama. Pertama melakukan sesuatu yang bernilai, bermanfaat dan menjadi solusi yang akan selalu dikenang oleh orang-orang di sekitar Anda.

Menjadi pengusaha pertama di kota Anda yang mengumpulkan 1,000 anak yatim dan menyantuninya. Menjadi guru pertama di lingkungan sekolah yang melatih public speaking gratis untuk seluruh siswa. Menjadi keluarga pertama di perumahan yang mengadakan majelis taklim Cinta Rasul. Menjadi biro umroh pertama di kota Anda yang mengajak Umroh Tematik Penaklukkan Konstantinopel.

Ada banyak ribuan cara untuk menjadi yang pertama asal kita mau mencarinya dan pastikan ide itu bermanfaat bagi umat.

Siapkah Anda menjadi yang pertama itu?
Menjadi al awwalun. Termasuk menjadi orang pertama yang berjuang di LP-UMKM Muhammadiyah kita ini.
Siapkah kita menjadi yang pertama?

*) Penulis adalah Master Training, Coach, Motivator, Owner TPC Corporation Semarang (Training and Resources Management). Anggota Bidang Pengembangan Sumberdaya Insani LP UMKM PWM Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *